General News

Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas dari Titipan

Suasana di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok terasa cukup tegang namun tertib hari Selasa (14/4) kemarin. Aroma kopi sisa rapat pagi masih samar-samar tercium di sudut ruangan saat Menteri Sosial Saifullah Yusuf melangkah masuk untuk meneken nota kesepahaman dengan PB INKANAS. Kerja sama ini sebenarnya cukup menarik, karena membawa karate masuk sebagai kurikulum wajib di luar jam akademik bagi siswa Sekolah Rakyat.

Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan bahwa program ini bukan sekadar formalitas. Ada fokus besar pada pembentukan karakter atau ‘character building’ anak bangsa. Menurut laporan yang dihimpun Misryoum, kerja sama dengan organisasi yang dipimpin Komjen Pol Ramdani Hidayat ini bertujuan agar anak-anak dari keluarga tidak mampu punya wadah untuk melatih mental dan fisik. Jadi, tidak cuma belajar di kelas saja dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore, tapi ada kegiatan tambahan seperti bela diri dan baris-berbaris setelahnya.

Nah, yang menarik, Menteri Sosial memastikan tidak ada praktik titipan di sini. Sekolah Rakyat ini memang didesain khusus untuk anak-anak yang kurang mampu, agar mereka punya kesempatan yang sama. Ya, semacam perlindungan dini dari pengaruh negatif narkoba, bullying, atau kenakalan remaja yang belakangan memang sering kita dengar di berita-berita.

Siswa di sana nantinya akan ditempa agar lebih percaya diri, jujur, dan punya sportivitas tinggi. Kalau anak-anak sudah punya pegangan karakter yang kuat—mungkin ini yang disebut sebagai generasi emas yang tangguh—bisa jadi masalah sosial seperti kekerasan pada perempuan dan anak bisa sedikit berkurang. Tapi, apakah ini cukup? Kita lihat nanti prosesnya di lapangan.

Kegiatan ekstrakurikuler karate ini diharapkan jadi kunci. Sebenarnya, ide sekolah berasrama dengan porsi pendidikan karakter yang lebih dominan seperti ini bukanlah hal baru, namun keterlibatan langsung pihak eksternal seperti INKANAS memberikan warna lain. Mungkin nanti bisa muncul atlet-atlet baru dari sini, siapa tahu kan?

Terus, apa lagi ya. Intinya program ini serius. Fokus utamanya jelas, yaitu integritas siswa. Begitu kira-kira poin penting yang disampaikan kemarin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Are you human? Please solve:Captcha


Secret Link