CBE 2026: Pameran F&B Lifestyle Perkuat Kolaborasi Industri

Cafe & Brasserie Expo (CBE) Jakarta 2026 digelar 7–10 Mei 2026 di JIEXPO, mengusung tema Taste Circle dan menyorot kolaborasi lintas industri F&B dan lifestyle.
Berkat pergeseran selera yang makin menuntut pengalaman, Cafe & Brasserie Expo (CBE) Jakarta 2026 hadir sebagai panggung kolaborasi industri F&B dan lifestyle.
Event yang dijadwalkan berlangsung pada 7–10 Mei 2026 di JIEXPO Kemayoran, Hall C1 & C3 ini menempatkan pengalaman sebagai inti selain produk.. Misryoum mencatat, CBE tidak hanya berfungsi sebagai ajang pameran, tetapi juga ruang temu antara inovasi, bisnis, dan tren gaya hidup yang sedang berkembang.
Mengusung tema “Taste Circle” dan tagline “FnB & Lifestyle in One Roof”, CBE mencoba menghadirkan ekosistem yang saling terhubung, mulai dari bahan hingga pengalaman.. Pengunjung dapat menjumpai berbagai kategori, termasuk kopi, teh, cokelat, serta wine & spirits, sekaligus topik Health & Lifestyle dan Support & Tech.
Melihat formatnya, CBE terasa dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku industri yang ingin lebih cepat menemukan peluang kemitraan dan membangun narasi produk. Bagi brand, suasana seperti “satu atap” ini dapat membantu mempertemukan gagasan dengan eksekusi.
Dalam penyelenggaraan CBE 2026, Misryoum menyebut akan ada 120+ brand yang berpartisipasi. Masing-masing brand membawa identitas serta cerita kampanye, sehingga pengunjung tidak hanya melihat penawaran, tetapi juga konteks yang melatarinya.
CBE juga menonjolkan sisi experiential, dari proses menemukan produk baru hingga mencicipi pilihan yang tersedia. Selain itu, ada ruang belajar yang ditujukan agar pelaku industri bisa menyerap wawasan dan praktik terkini.
Ke depan, peningkatan minat pada experiential dining membuat format seperti pameran terkurasi semakin relevan. Saat tren berbelok dari sekadar “membeli” menuju “merasakan”, kolaborasi lintas sektor menjadi cara efektif untuk memperluas daya tarik pasar.
Berdasarkan pengamatan industri, CBE 2026 diposisikan sebagai wadah pertemuan yang memungkinkan berbagai sektor saling bersinergi.. Misryoum melihat semangatnya selaras dengan kebutuhan kolaborasi yang makin terbuka, termasuk peluang ketika kopi, teh artisan, hingga inovasi teknologi bisa bertemu dalam satu ekosistem.
Project Manager CBE 2026, Luhur Tri Atmojo, menyebut CBE sebagai “Networking Bowl” tempat berbagai sektor bertemu dan menciptakan peluang baru. Ia menekankan bahwa ekosistem yang saling terhubung dapat mendorong lahirnya kolaborasi yang lebih bermakna di industri.
Pada akhirnya, CBE 2026 penting bukan hanya karena menampilkan banyak brand, melainkan karena memberi ruang bagi industri F&B dan lifestyle untuk bergerak bersama.. Misryoum menilai, ketika jaringan dan pengalaman dipertemukan sejak awal, pelaku usaha punya kesempatan lebih besar untuk membangun arah kampanye yang sesuai dengan selera saat ini.