TNI AL Bersihkan Sampah di Pantai Tanjung Uma demi Ekosistem

Personel TNI AL dari Sathantai Kodaeral IV melakukan aksi bersih-bersih pantai di kawasan Tanjung Uma, Batam, bersama warga setempat.
Tumpukan sampah yang mengotori pesisir Pantai Tanjung Uma, Batam, akhirnya mendapat perhatian serius dari jajaran TNI Angkatan Laut pada Kamis (30/4/2026).
Personel Satuan Pertahanan Pantai (Sathantai) Kodaeral IV turun langsung ke lapangan untuk memimpin aksi pembersihan di sepanjang garis pantai tersebut. Kegiatan ini menjadi wujud nyata keterlibatan aktif militer dalam menangani permasalahan lingkungan di wilayah pesisir.
Langkah ini menunjukkan bahwa tugas TNI AL tidak terbatas pada pertahanan negara saja, tetapi juga mencakup perlindungan ekosistem laut yang krusial bagi kehidupan masyarakat pesisir.
Komandan Sathantai Kodaeral IV, Kolonel Laut (P) Yoni N Kusumawan, menjelaskan bahwa inisiatif ini didorong oleh kepedulian mendalam terhadap kondisi lingkungan pantai yang kian memprihatinkan.
Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota Sathantai Kodaeral IV bekerja sama dengan masyarakat sekitar tanpa sekat. Warga setempat tampak menyambut baik aksi ini dan berpartisipasi aktif mengumpulkan sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai.
Kegiatan kolaboratif semacam ini menjadi sarana strategis dalam mempererat tali silaturahmi antara prajurit dan masyarakat. Misryoum mencatat bahwa keterlibatan publik dalam aksi serupa sangat penting untuk menciptakan rasa memiliki terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Lebih dari sekadar membuang sampah, kegiatan ini merupakan upaya untuk membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kelestarian laut dari pencemaran. Lingkungan yang bersih tentu akan memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ekosistem laut di kawasan Batam dan sekitarnya.
Kolonel Yoni menambahkan bahwa melalui aksi ini, pihaknya ingin terus mendorong semangat gotong royong agar masyarakat semakin peduli terhadap wilayah tempat tinggal mereka sendiri.
Sinergi antara aparat dan warga ini menjadi bukti nyata bahwa masalah lingkungan dapat diatasi dengan baik melalui kolaborasi yang solid dan berkelanjutan.
Aksi pembersihan ini bukan sekadar tugas fisik, melainkan upaya menjaga warisan alam agar tetap bersih dan sehat bagi generasi mendatang.