Jaga Persatuan Nasional, Diaspora Lombok All Out Dukung Pemerintahan Prabowo

Himpunan Masyarakat Lombok (Himalo) Jakarta menyatakan dukungan penuh bagi pemerintahan Prabowo-Gibran demi menjaga persatuan nasional dan keberlanjutan pembangunan bangsa Indonesia.
Dukungan nyata bagi stabilitas politik terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, kali ini datang dari diaspora asal Nusa Tenggara Barat yang menetap di ibu kota.. Warga Lombok perantauan yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Lombok (Himalo) Jakarta menegaskan komitmen mereka untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sikap ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Himalo Jakarta, Karman BM, di sela-sela acara halal bihalal Lombok Rantau yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta, Sabtu (25/4/2026).. Baginya, momentum ini bukan sekadar pertemuan rutin untuk melepas rindu, melainkan sebuah pernyataan sikap kolektif untuk mengawal agenda besar bangsa ke depan.
Menyatukan Tekad untuk Pembangunan
“Acara ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menyatukan tekad.. Kami warga Lombok rantau sepakat mendukung penuh kepemimpinan Prabowo dan Gibran demi Indonesia yang lebih maju,” tegas Karman di hadapan para anggota yang hadir.. Selain aspek dukungan politik dan moral, pertemuan ini juga diwarnai dengan doa bersama demi keselamatan bangsa dan negara.
Karman menambahkan bahwa silaturahmi ini membuktikan ikatan persaudaraan warga Sasak tidak akan pernah terputus meski terpisah jarak dari kampung halaman.. “Silaturahmi ini adalah bukti bahwa di mana pun kita berada, tali persaudaraan semeton Sasak tidak akan pernah putus.. Terima kasih atas kekompakan dan kebersamaan kita semua,” tambahnya.
Refleksi Kebangsaan di Tengah Tantangan
Keputusan diaspora Lombok untuk menyatakan dukungan secara terbuka mencerminkan keresahan sekaligus harapan besar publik terhadap stabilitas nasional.. Dalam konteks Indonesia saat ini, peran kelompok masyarakat rantau sering kali menjadi indikator penting bagaimana narasi pembangunan diterima oleh akar rumput yang berada jauh dari pusat kekuasaan.
Secara sosiologis, dukungan yang terorganisir dari komunitas perantau seperti Himalo memberikan legitimasi sosial yang kuat bagi pemerintah.. Ketika masyarakat dari berbagai latar belakang daerah secara sadar memutuskan untuk bersatu mendukung visi pemimpinnya, ini menjadi sinyal positif bahwa narasi persatuan nasional yang diusung Prabowo-Gibran mulai berakar kuat di tingkat komunitas masyarakat lintas budaya.
Ke depannya, tantangan bagi pemerintahan Prabowo-Gibran adalah membuktikan bahwa dukungan luas ini selaras dengan pemerataan hasil pembangunan di pelosok daerah.. Diaspora tidak hanya mengharapkan kestabilan, tetapi juga kontribusi nyata yang menyentuh ekonomi daerah asal mereka di Lombok.. Harapan akan Indonesia yang aman, damai, dan jauh dari perpecahan yang dipanjatkan oleh warga Lombok dalam doa bersama menjadi pengingat bahwa ketenangan nasional adalah modal utama pembangunan yang berkelanjutan.